BANDUNG - Setelah Kota Bandung, kini giliran empat geng motor ternama se- Jawa Barat membubarkan diri.
Deklrarasi pembubaran geng motor tersebut dilakukan di Halaman Mapolda Jawa Barat, Jalan Soekarno Hatta Bandung. Deklarasi itu pun mendukung pencanangan Jabar Kondusif 2011.
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Suparni Parto menyambut deklarasi ini sebagai langkah yang baik. “Saya mencoba pola baru dan langkah-langkah baru, salah satunya geng motor yang sudah sangat meresahkan masyarakat. Oleh Polri mencoba mengeliminirnya dengan cara dibubarkan,” ujar Suparmi, Jumat (31/12/2010).
Hal ini dilakukan untuk mengurangi penyusup mengatasnamakan geng motor yang berbuat kejahatan. “Bila ini sudah dibubarkan, ke depannya kejahatan-kejahatan seperti itu murni dilakukan oleh para kriminal murni sehingga memberikan pandangan yang terang (terkait geng motor),” ujarnya.
Kapolda menegaskan, bila memang masih ada oknum geng motor yang melakukan tindak pidana kejahatan pasti akan ditindak dengan tegas sesuai peraturan dan hukum yang berlaku.
“Tapi mungkin ke depannya bukan geng motor yang melakukan kejahatan karena sudah dibubarkan, mereka itu kriminal murni,” tegasnya.
Acara deklarasi tersebut diikuti empat geng motor di Jawa Barat, di antaranya XTC, Brigez, Moonraker, dan GBR. Dalam acara itu turut hadir unsur Muspida Jawa Barat.
Selain anggota geng motor, turut hadir juga beberapa klub dan komunitas motor yang ada di Bandung dan sekitarnya. Mereka sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan tersebut.
Acara juga dihadiri oleh sejumlah Muspida Jawa Barat dan kota Bandung. Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan sangat mengapresiasi penuh adanya deklarasi. Bahkan ke depan pihaknya akan mendukung setiap aktivitas olahraga bermotor.
“Ke depannya mungkin dengan diwadahi oleh IMI kita akan dukung kegiatan-kegiatan sport semacam itu,” ujar Heryawan.
Deklarasi ini, lanjut Heryawan, merupakan kado Tahun Baru bagi masyarakat Jawa Barat. “Ini kado tahun baru bagi Jawa Barat semoga ke depannya semua aktivitas ini mengarah ke hal-hal yang positif,” harapnya.
Sehari sebelumnya, empat geng motor di Kota Banudng membubarkan diri di Lapangan Tegalega, Kota Bandung. Mereka sepakat menghapus dan tidak akan beraktivitas mengatasnamakan geng motor.
(Dian AF)