JAKARTA - Pengelola pusat perbelanjaan Cilandak Town Square (Citos), Jakarta Selatan, memperketat penjagaan di toilet-toilet pasca-insiden penyerangan terhadap seorang pengunjung perempuan pada Selasa 4 Januari, malam.
Restiawan, salah seorang petugas keamanan mal, mengatakan petugas keamanan internal disiagakan masing-masing satu orang untuk setiap toilet.
Petugas keamanan ini untuk membantu seorang petugas cleaning service yang juga bertugas memantau toilet.
Saat kejadian sekira pukul 23.15 WIB, dia mengakui pengamanan di toilet sedang longgar. Petugas cleaning service saat itu sudah pulang, jadi tidak ada yang memantau toilet.
“Biasanya ada cleaning service di dalam toilet. Satu toilet satu orang, toilet cewek satu, cowok satu. Kalau saat kejadian cleaning service sudah tidak ada,” ujar Restiawan di Citos, Kamis (6/1/2011).
Dia menambahkan, setelah kejadian tersebut para petugas pengamanan Citos mendapat teguran keras dari atasan.
“Komandan bilang supaya pengamanan lebih diperketat, misalnya lebih mewaspadai dan memantau orang yang mencurigakan,” jelasnya.
Penjagaan dilakukan selama 24 jam dalam dua shift, mulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 20.00 WIB. Kemudian shift selanjutnya mulai pukul 20.00-08.00 WIB.
Penyerangan bermotif perampokan terjadi pada Selasa malam terhadap perempuan 20 tahun, SIP. Pelaku masuk ke dalam toilet wanita dan menyekap korban.
Pelaku pria berinisial RDRH itu kemudian berupaya melumpuhkan korban menggunakan tongkat setrum atau senter kejut. Korban yang merupakan mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Indonesia ini melawan sehingga aksi pelaku dapat digagalkan.
Setelah berkelit dengan berbagai alasan kepada petugas Polsek Cilandak, pelaku akhirnya mengakui aksi itu dilakukan untuk merampas harta korban.
(Dian AF)