Kemenbudpar Tunjuk Todung

Dadan Muhammad Ramdan, Jurnalis
Minggu 06 Februari 2011 07:57 WIB
Share :

JAKARTA - Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata menunjuk pengacara senior Todung Mulya Lubis untuk menempuh jalur hukum terkait ancaman pencoretan Pulau Komodo dari daftar calon 7 keajaiban dunia.

Saat dikonfirmasi okezone, Minggu (6/2/2011), Todung membenarkannya. "Iya, benar," katanya singkat. Saat ditanyakan apa rencana selanjutnya, Todung belum bersedia memberikan penjelasan. "Nanti saja yah, saya jangan diganggu dulu," pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik menyatakan telah menjawab ancaman NGO New7Wonders dengan penegasan tak akan menuruti kemauan mereka.“Saya menjawabnya melalui surat, Indonesia tidak bersedia karena terlalu mahal,” ujar Jero Wacik usai

Seperti diberitakan, Yayasan New7Wonders beberapa waktu lalu dikabarkan bakal menangguhkan Pulau Komodo sebagai finalis tujuh keajaiban dunia. Alasannya, Pemerintah Indonesia dituding tidak serius menindaklanjuti rencana Indonesia menjadi tuan rumah pengumuman tujuh keajaiban dunia pada 11 November 2011. Bila tidak ada perubahan sikap maka Yayasan New7Wonders akan memberikan nominasi ke negara lain.

Taman Nasional Komodo di Nusa Tenggara Timur memiliki tiga pulau utama yaitu Pulau Komodo, Rinca, dan Padar, banyak juga pulau-pulau kecil lainnya yang jika dijumlahkan memiliki luas tanah 603 km². Total luas Taman Nasional Komodo saat ini adalah 1.817 km².

Setidaknya 2.500 ekor komodo hidup di wilayah ini. Komodo berukuran besar biasanya memiliki panjang 3 meter dan berat 90 kg. Taman Komodo ini juga memiliki biota laut yang indah terdiri dari 385 spesies karang yang indah, hutan mangrove, dan rumput laut sebagai rumah bagi ribuan spesies ikan, 70 jenis bunga karang, 10 jenis lumba-lumba, enam macam Paus, Penyu Hijau, dan berbagai jenis Hiu dan ikan Pari.

Dukungan agar Pulau Komodo menjadi satu dari tujuh keajaiban dunia datang dari kalangan luas. Diyakini hal itu akan menjadi magnet tersendiri bagi para wisatawan baik dari domestik maupun manca negara. Sehingga mampu mendongkrak pendapatan negara dari sektor pariwisata.

(Dadan Muhammad Ramdan)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya