PEKANBARU- Pihak keamanan dari TNI Angkatan Udara mencoba menenangkan calon penumpang Lion Air jurusan Pekanbaru-Jakarta yang emosi karena terlantar di nandara Syarif Qasi, Pekanbaru. Pihak manajemen Lion Air mencoba melakukan negosiasi dengan para penumpang di dalam pesawat.
"Beberapa dari kami masuk ke pesawat untuk nego dengan manajemen Lion Air. Manajemennya cewe dan sudah datang, kita berharap agar segera menerbangkan pesawat ini," kata Calon Penumpang Lion Air, Sholihin kepada okezone, Senin (6/6/2011).
Penumpang mendesak pihak Lion Air untuk segera menerbangkan mereka ke Jakarta. Akhirnya pihak Lion Air berjanji menerbangkan penumpang yang terlantar selama 8 jam tanpa adanya kejelasan.
"Karena desakan penumpang, akhirnya awak kabin dari Lion Air mau menerbangkan pesawat Boing 757 sekarang," tambahnya.
Pihak manajemen, kata Sholihin berjanji akan mengantarkan seluruh penumpang ke tempat tujuannya masing-masing.
"Sudah diyakinakan (untuk keberangkatan sekarang). Mereka juga janji menyediakan sarana transportasi ke tujuan masing-masing," tambahnya.
Sebelumnya, Pesawat Lion Air bernomor penerbangan JT 0295 jurusan Pekanbaru-Jakarta terlambat. Sebanyak tiga ratus penumpang terlantar di bandara Syarif Qasim sejak pukul 18.15 WIB.
Para penumpang sebelumnya dijanjikan akan diberangkatkan oleh pihak Lon Air sebayak empat kali. Namun rencana keberangkatan selalu dibatalkan tanpa ada alasan yang jelas.Hingga kini mereka masih menunggu di bandara Syarif Qasim
(Taufik Hidayat)