Ramadhan Yakin Serangan ke Anas Bukan Ulah Internal PD

Susi Fatimah, Jurnalis
Kamis 21 Juli 2011 07:34 WIB
Share :

JAKARTA- Wakil Sekjen Partai Demokrat Ramadhan Pohan tak percaya kalangan internal partai ikut menunggangi Muhammad Nazaruddin.

“Saya tidak yakin dan tidak percaya kalau ada internal yang menyetel ini, masak sih? Saya tidak percaya. Orang dalam tidak mungkin,” ujar Ramadhan kepada okezone, Kamis (21/7/2011).

Menurut dia, dalang dari kisruh partainya tersebut sudah jelas dari eksternal partai. Hal tersebut sudah disampaikan oleh Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono saat pidato di hadapan para-kader beberapa waktu lalu di Cikeas, Bogor, Jawa Barat.

“Kalau orang luar saya percaya, karena mereka memiliki kepentingan, saya lebih meyakini itu. Waktu dipanggil Wanbin itu kan diberitahu bahwa terlihat jelas yang menyerang kami,” kata anggota Komisi II DPR ini.

Dia menambahkan, penyerangan dari pihak luar partai bertujuan untuk menghancurkan Partai Demokrat.  “Supaya kami terombang ambing, dibenturkan dengan fitnah karena kami partai penguasa,” tutur Ramadhan.

Lagipula, kata Ramadhan, persoalan Nazaruddin merupakan masalah pribadi yang bersangkutan, namun dimanfaatkan oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab. Selain itu, dia menegaskan tak ada upaya internal untuk menunggangi Nazaruddin.

“Saya tidak melihat itu. Ini kan persoalan Nazar semata, cuma dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu,” tandasnya. 

Sebelumnya, analis politik dari Charta Politika, Arya Fernandes menyebut tiga kemungkinan yang menyusun skenario serangan dari balik Nazaruddin. Pertama, serangan Nazaruddin disebut alamiah. "Nazar tidak dikendalikan oleh siapa pun. Tapi bertindak sendiri atau otonom setelah pecah kongsi dengan Anas," kata Arya.

Kemungkinan kedua, internal Demokrat ikut menunggangi Nazaruddin. "Memanfaatkan momentum politik untuk menghajar kepemimpinan Anas. Targetnya merusak reputasi politik Anas dan mencari posisi strategis di 2014," jelas Arya.

Ketiga, polemik Nazaruddin yang membuat kisruh internal Demokrat, ikut dimanfaatkan pihak luar untuk menggoyang eksistensi partai penguasa. "Tapi kemungkinan ini sangat kecil, karena kondisi Demokrat yang sudah babak belur dari dalam," ujarnya.

(Stefanus Yugo Hindarto)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya