Nazaruddin Live di Televisi, Aparat Harus Introspeksi

Andi Aisyah, Jurnalis
Kamis 21 Juli 2011 12:57 WIB
Muhammad Nazaruddin (Ilustrasi: okezone)
Share :

MAKASSAR- Aparat penegak hukum harus introspeksi diri karena tersangka kasus suap pembangunan Wisma Atlelt SEA Games di Palembang, Muhammad Nazaruddin, belum juga ditangkap.

Padahal mantan Bendahara Umum Partai Demokrat itu kerap tampil dalam wawancara audio dengan salah satu stasiun televisi swasta.

Ketua DPD Irman Gusman menilai, Nazaruddin telah memberi tamparan kepada aparat penegak hukum.

”Polisi, KPK, serta aparat penegak hukum lainnya harus mengintrospeksi diri. Mereka harus mencari apa yang keliru dalam upaya pencarian Nazaruddin selama ini. Kemunculannya di salah satu acara televisi swasta secara Live menandakan dia tetap ada di sekitar kita,” tegas mantan pengurus teras Partai Demokrat ini kepada okezone di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (21/7/2011).

Irman juga mempertanyakan kapasitas dan kemampuan aparat penegak hukum dalam menangani kasus ini. Dia mengaku heran atas lambannya langkah mereka.

”Secara nyata kita dipertontonkan jika Nazaruddin masih hadir. Dia ada di sekeliling kita. Teknologi sudah maju, seharusnya keberadaan dia (Nazaruddin. redaksi) bisa terlacak,” pungkasnya.

Seperti diketahui Nazaruddin tampil dalam wawancara di televisi pada Selasa 19 Juli dan Rabu 20 Juli lalu. Dalam kesempatan itu, Nazaruddin menegaskan kembali tudingan yang sebelumnya disampaikan melalui pesan singkat (SMS) dan BlackBerry Messenger (BBM) terkait beberapa nama yang diduga menerima suap hasil pembangunan wisma atlet.

Nazaruddin juga menuding ada pimpinan KPK yang merekayasa kasusnya, sehingga penyelidikan tidak akan berkembang kepada kader Partai Demokrat lain, melainkan hanya sampai pada dirinya.

(Dian AF)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya