NUSA DUA - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton melakukan pertemuan dengan negara anggota ASEAN guna membahas masa depan kerjasama antar kawasan.
Dalam pertemuan sesi pertama yang merupakan rangkaian ASEAN Regional Forum (ARF) ke-18, dipimpin Menteri Luar Negeri Filipina Alberth F Del Rosario di Bali International Convention Center (BICC) Hotel Westin, Nusa Dua, Bali, Jumat (22/7/2011).
"Pertemuan akan membahas upaya untuk memperkuat dan memperdalam kerjasama ASEAN-AS untuk mempertahankan dan mempromosikan perdamaian, stabilitas dan kemakmuran di wilayah ini," demikian keterangan tertulis yang dikirim Direktorat Jenderal Kerjasama ASEAN, Kementerian Luar Negeri.
Disebutkan, Pertemuan ini nantinya memiliki makna penting sehingga akan dilakukan diskusi mendalam tentang partisipasi dan usulan ASEAN dan Amerika yang akan dibawa pada pertemuan puncak para pemimpin dunia pada ASEAN Summit bulan November mendatang.
Selain itu, di wilayah keamanan politik, pertemuan itu juga akan membahas upaya lebih konkret guna mengangkat kerjasama ASEAN-Amerika yang salah satunya adalah rencana persetujuan perjanjian Southeast Asia Nuclear Weapon-Free Zone (SEANWFZ).
Negara peserta dan Amerika juga akan meninjau pelaksanaan pernyataan bersama yang diadopsi dari pertemuan pemimpin ASEAN-AS kedua di New York tahun 2010.
Sesuai adopsi awal pada lima tahun pertama yakni rencana tindakan (2011-2015) termasuk membahas pertemuan ASEAN dengan kelompok orang Amerika terkemuka yang diharapkan dilakukan tahun ini.
Isu lainnya yang menjadi perhatian adalah tentang masalah keamanan non-tradisional. Pertemuan akan membicarakan lebih lanjut dari dari kerjasama ASEAN-AS dalam menangani isu-isu keamanan non tradisional seperti terorisme, narkoba, perdagangan ilegal manusia, pencucian uang, dan kejahatan transnasional lain.
Pertemuan juga diharapkan akan meninjau keterlibatan ASEAN-AS dalam perekonomian di bawah perdagangan ASEAN-AS dan perjanjian investasi kerangka kerja ASEAN - AS -Trade and Investment Framework Agreement (TIFA).
(Fajar Nugraha)