MEDAN- Wahyuni Simangunsong (26), teller BRI Syariah Jalan S. Parman Medan, ditemukan tewas mengenaskan di kawasan Kabupaten Samosir pada Jumat (5/8/2011).
Wahyuni diduga menjadi korban hipnotis dua orang tak dikenal yang menyamar sebagai polisi sejak 1 Agustus 2011 di Medan dengan modus penilangan.
Informasi yang berhasil dihimpun, Wahyuni ditemukan oleh seorang penggembala kambing di Desa Pangururan Kabupaten Samosir siang tadi. Wahyuni ditemukan dengan kondisi kepala tertutup karung dengan tangan dan kaki terikat.
Penemuan tersebut, langsung disampaikan kepada polisi setempat. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit terdekat lalu dirujuk ke salah satu rumah sakit di Pemantang Siantar untuk diotopsi.
Korban, yang merupakan anak keempat dari lima bersaudara ini, sempat meminta pertolongan akibat ditilang oleh polisi. "Dia sempat buat pesan (status) di blackberry, minta tolong karena ditilang," kata ayah korban, Rusdianto Simangunsong di Medan, Sabtu (6/8/2011).
Akibat peristiwa ini, Mobil Innova bernomor polisi BK 1356 JH milik korban raib bersama sejumlah barang berharga lainnya.
Jenazah korban kemudian dibawa menuju rumah duka di Jalan Gatot Subroto KM 10 Gang Dame, Medan Sumatera Utara.
(Stefanus Yugo Hindarto)