JAKARTA - Kesehatan kedua pasien penderita Guillain Bare Syndrome (GBS), Shafa Azila dan Muhammad Azka Arriziq sudah mulai membaik.
Dokter spesialis saraf anak RSCM Irawan Mangunatmadja menjelaskan, saat ini Azka sudah bisa mengedipkan mata dan pernapasan lebih lancar.
"Kondisi ini sangat berbeda jauh pada saat Azka masuk ke sini, dan kami harapkan dia bisa cepat sembuh,"katanya saat ditemui wartawan, Jakarta, Selasa (9/8/2011).
Demikian juga dengan kondisi Shafa. Ventilator yang sebelumnya dipasang di tubuhnya, kini sudah mulai dilepas meski kondisi pernapasaannya masih terganggu.
"Hal ini disebabkan karena terlalu lama menggunakan Ventilator. Jadi otot-otot pernapasan belum bekerja dengan baik," terangnya.
Menurut Irawan, penyakit yang diderita Shafa dan Azka bukanlah jenis penyakit langka, tetapi kategorinya ada ringan, sedang dan berat.
"Shafa dan Azka termasuk dalam kategori yang berat, jadi nantinya setelah sembuh tidak bisa normal seperti sedia kala,"ujarnya.
Irawan menuturkan penyakit ini disebabkan infeksi virus yang menyerang inflamasi susunan saraf tepi. Faktor imunologi juga yang mempercepat seseorang terkena penyakit ini.
"Penyakit ini sering disebut juga lumpuh layu, yang menyerang susunan saraf tepi," tegasnya.
(Insaf Albert Tarigan)