Bentrok dengan Dosen, Mahasiswa Nekat Bakar Diri

Rival Fahmi, Jurnalis
Rabu 23 November 2011 06:23 WIB
Ilustrasi
Share :

TERNATE - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Peduli Mahasiswa terlibat adu fisik dengan dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Khairun (Unkhair) Ternate saat menggelar unjuk rasa di kampus FKIP, Akehuda, Ternate Utara, Selasa 22 November kemarin.

Mahasiswa tidak terima dengan sikap pengajarnya yang terkesan mengkebiri hak mereka, mahasiswa lantas melakukan aksi bakar ban tepat di pintu masuk kampus FKIP yang hanya berjarak beberapa ratus meter dari bandara Baabullah Ternate itu.

Seorang pria nekat menjatuhkan dirinya dalam kobaran api. Beruntung, mahasiswa semester III itu segera diselamatkan rekannya sendiri.

Masih dalam keadaan marah, mahasiswa tersebut lantas melakukan aksi tidur tepat di ruas jalan masuk ke bandara sehingga sempat memacetkan arus lalu lintas di kawasan tersebut.

Aksi mahasiswa ini dipicu atas keluarnya surat teguran dekan FKIP Unkhair pada para mahasiswa dan Presidium FKIP Unkhair yang menggelar unjuk rasa pada 10 dan 13 November lalu.

Tidak hanya melakukan aksi bakar ban, sebagai bentuk protes, mahasiswa juga berniat untuk memboikot aktivitas perkuliahan fakultas tertua di Unkhair itu. Namun, tindakan tersebut mendapat perlawanan dari dosen.

Bentrokan antar mahasiswa dan dosen pun sulit dihindarkan. Ketegangan makin menjadi saat beberapa dosen terlihat ingin mengamankan koordinator aksi.

Suasana semakin memanas ketika Pembantu Dekan III FKIP, Mustafa di hadapan mahasiswa mengatakan akan menindak tegas para pendemo.

Pengunjuk rasa sebelumnya juga menyampaikan tuntutannya agar fakultas menyediakan sarana perpustakaan yang hingga kini tidak ada. Padahal, anggaran yang diploting diperkirakan sebesar Rp50 juta, termasuk pengadaan laboratorium yang anggarannya mencapai Rp400 juta.

Mereka juga menyentil sikap fakultas yang belum mendistribusikan jaket almamater dan Kartu Tanda Mahasiswa. “Padahal kita sudah membayar kewajiban. Sudah berbulan-bulan namun hingga kini tidak ada tanda-tanda kejelasannya,” sesal salah satu pendemo. (tri)

(Ahmad Dani)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya