JAKARTA - Sesosok mayat yang diduga Hening Trihandayani (16), salah satu korban yang tercemplung ke dalam Kali Gongseng, ditemukan di Kali Ciliwung tepatnya di Kompleks Taman Indah, Bidaracina, Jakarta Timur, sekira pukul 22.00 semalam.
“Saat itu saya dan beberapa warga sedang membersihkan kali, tiba-tiba ada warga yang berteriak ada mayat,” ujar Saryono, (35), warga Kompleks Taman Indah, Bidaracina, kepada wartawan, Selasa (13/12/2011).
Dia menuturkan, waarga sempat menyorotkan lampu untuk memastikan mayat tersebut. “Ternyata itu mayat, kemudian mayat itu kami serok dan memingirkannya ke tepi untuk selanjutnya diangkat,” terangnya.
Setelah itu, lanjut Suryono, warga langsung menghubungi petugas kepolisian tentang penemuan mayat ini. “Sebelumnya kami sudah diberitahukan petugas SAR, kalau menemukan mayat agar dipinggirkan dan telepon petugas,” paparnya.
Saat ditemukan, mayat tersebut dalam keadaan tertelungkup di dalam air dengan mengenakan sweter coklat, dan celana coklat. “Namun kondisi sulit dikenali karena badan membiru serta rambut sudah pada rontok," ungkapnya.
Keluarga Hening yang mendapatkan informasi penemuan mayat, langsung mendatangi lokasi kejadian, namun pihak keluarga belum bisa memastikan kalau jenazah tersebut merupakan anggota keluarganya yang hilang 3 hari lalu.
"Berdasarkan keterangan warga, pakaian yang dikenakannya memang benar dia, tapi untuk memastikan saya akan mengecek rumah sakit dulu," kata Darmaji, (43), paman Hening.
Saat ini, mayat telah di bawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk dilakukan autopsi.
Sebelumnya, Denanda Danar Pratiwi (16), salah satu korban yang tercemplung di Kali Gongseng, telah ditemukan kemarin Siang, di Pintu Air Manggarai. Denada dan Hening merupakan korban hanyut, saat mencoba menyeberangi jembatan Gongseng yang saat itu tergenang banjir.
(Insaf Albert Tarigan)