Enam Jenazah Imigran Terdampar di Bali

Rohmat, Jurnalis
Kamis 22 Desember 2011 13:10 WIB
Ilustrasi mayat (dalje.com)
Share :

DENPASAR - Enam jenazah diduga imigran korban kapal tenggelam di Trenggalek, Jawa Timur, ditemukan terdampar di perairan Bali, pagi tadi.

Keenam jenazah langsung dikirim ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah, Denpasar, untuk penanganan lebih lanjut.

Keenam korban ditemukan di sejumlah lokasi di perairan Bali sejak pukul 06.00 Wita hingga 10.00 Wita. Mereka dievakuasi Tim SAR gabungan dari pinggiran pantai yang kondisinya sudah membusuk dan sulit dikenali.

“Ada dua korban perempuan dan empat pria. Dari ciri-ciri fisiknya diduga mereka korban kapal tenggelam di Trenggalek,” ujar Direktur Pol Air Polda Bali Kombes Pol Agus Doetta Supranggono dihubungi okezone, Kamis (22/12/2011).

Awalnya korban tewas ditemukan nelayan di sekitar Pantai Canggu dan melaporkan ke polisi.

Berbekal informasi bahwa kapal yang mengangkut ratusan imigran gelap tujuan Australia, tenggelam di Trenggalek, Tim SAR melanjutkan pencarian. Apalagi, sebelumnya korban lainnya juga ditemukan di perairan Banyuwangi, Jawa Timur.

Korban lain berhasil ditemukan Tim SAR di pinggiran pantai. Satu korban ditemukan di Pantai Nusa Lembongan, satu di Pantai Batu Bolong dan dua korban di Pulau Serangan.

Sebenarnya, Tim SAR juga menemukan seorang lagi di sekitar perairan dekat Bali Cliff, Ungasan. Hanya saja, korban dimaksud ciri-ciri fisiknya bukan seperti korban imigran lainnya, sehingga diduga korban tenggelam warga Indonesia.

Hingga kini enam jenazah imigran dan seorang korban tenggelam warga Indonesia masih dititipkan di ruang pemulasaran jenasah RSUP Sanglah.

“Kami hanya lakukan pemeriksaan luar saja, untuk proses identifikasi selanjutnya akan dikoordinasikan dengan pihak Disaster Victim Identification (DVI) Jawa Timur," kata Kepala Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah, Dudut Rustyadi.

(Dian AF)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya