JAKARTA - Fenomena pencabulan dan pemerkosaan yang terjadi belakangan ini mengundang reaksi pemerhati perempuan, Ratna Sarumpaet. Menurut dia, aksi asusila tersebut marak lantaran undang-undang yang mengatur hal ini sangat lemah.
"UU perkosaan lemah. Tahu kenapa lemah, karena laki-laki yang ada di DPR sana yang buat aturan," kata dia di Kampus Universitas Satya Negara Indonesia (USNI), Jakarta, Jumat (27/1/2012).
Terkait banyaknya insiden pemerkosaan di angkutan umum, Ratna melihat selama ini sistem yang dianut moda transportasi umum di Tanah Air tidak berjalan dengan baik.
"Mikrolet-mikrolet itu memang belum ada sistem-sistem yang baik jangan cuma razia-razia saja. Pemerintah harus lebih aware," katanya.
Dia pun mengusulkan agar setiap jalur trayek memiliki pengontrol yang bisa mengawasi setiap angkutan yang melalui jalur yang dilalui.
"Harusnya trayeknya itu kan per jalur. Ada yang mengontrol, jadi bisa ke data siapa yang megang dan siapa yang bawa kendaraan itu," tambahnya.
(Dede Suryana)