SOLO - Seorang pria di Solo, Jawa Tengah, mencoba mengakhiri hidup dengan berendam di selokan air.
Pria paruh baya yang diketahui bernama Sugeng itu menceburkan diri di selokan yang terletak di Jalan Kapten Mulyadi, Desa Kedunglumbu, Kecamatan Pasar Kliwon.
Sugeng yang sehari-hari bekerja sebagai pemulung itu mencelupkan tubuhnya di selokan sejak tiga hari lalu. Kelakuan pria berusia 40 tahun itu jelas membuat warga bertanya-tanya.
Mengapa Sugeng betah selama tiga hari berendam di air selokan berwarna hitam sangat kotor dan bau. Lebar selokannya pun pas dengan tubuhnya hingga dia tidak leluasa bergerak.
Ampek Lasaro, seorang warga Kedunglumbu, Senin (30/1/2012), mengaku kesulitan berkomunikasi dengan Sugeng. Entah karena dia sulit bicara, namun kondisi fisiknya setelah tiga hari berendam sangat memprihatinkan. Kaki dan tangannya berubah putih karena terendam air. Dia tampak setengah sadar.
Namun, Ampek bisa menangkap inti penjelasan Sugeng dari bisikannya. Dia ingin mengakhiri hidup karena menderita suatu penyakit dalam.
Menurut Ampek, Sugeng juga pernah berusaha menabrakkan diri ke mobil di Jalan Kapten Mulyadi. Namun aksinya terlebih dulu dihalangi warga.
Warga dan petugas sudah mencoba menghentikan aksi Sugeng dengan menawarkan makan dan minum agar dia naik dari selokan. Upaya itu sempat berhasil, namun setelah selesai makan dan minum, dia kembali masuk ke selokan.
Peristiwa ini menjadi perhatian warga di lokasi hingga akhirnya petugas Satpol PP datang ke lokasi siang tadi. Sugeng pun dievakuasi paksa ke rumah sakit karena kondisinya sangat memprihatinkan.
Seorang petugas Satpol PP mengungkapkan setelah diperiksa di rumah sakit, Sugeng akan dititipkan ke panti sosial.
(Dian AF)