KEDIRI - Mantan Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi mengeritik Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang dinilainya minim dukungan dari kalangan umat muslim, terutama pesantren.
Kata dia, partai berlambang Kakbah itu seharusnya mampu mengoptimalkan lumbung suaranya di Pemilu 2014 nanti, khusus dari kalangan santri, sesuai dengan basis PPP yang merupakan partai berideologi Islam.
"Kenapa PPP yang lambangnya Kakbah kok belum banyak mendapat dukungan publik. Nah, itu yang perlu dipikirkan lagi,” kata Hasyim Muzadi di Kediri, Jawa Timur, Rabu (22/2/2012) dini hari.
Maka dari itu, jelas Hasyim, langkah PPP mendekati kalangan pesantren dan mengajak kembali para orang tua sudah bagus. Bagaimana dukungan yang sudah ada ini tetap dimaksimalkan.
Selain itu, PPP harus bisa bertarung dengan gaya perpolitikan yang sekarang ini dengan memanfaatkan lumbung suara tadi. Dia mengatakan perpolitikan sekarang ini sangatlah tidak wajar, segala sesuatunya dinilai dengan materi yang kemudian akhirnya itu dianggap menjadi wajar.
Karena itu, Hasyim Muzadi berharap PPP yang sekarang ini bisa menjaga moral politik dan bersih dari praktik kotor yang mencoreng nama partai.
"Dengan mengedepankan politik bersih PPP menjadi harapan umat. PPP harus membangun sistem politik yang kuat, dan membangun kharisma melalui perilaku politik para elitenya. PPP jangan seperti itu,” jelasnya.
Dia berharap, kader PPP yang bisa dikatakan barisan muda saat ini, agar bisa berprilaku bersih seperti harapannya, dan mampu mengayomi para orang tua.
(Amril Amarullah)