PASAMAN - Banjir bandang di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, mengakibatkan ratusan rumah rusak diterjang batang kayu gelondongan yang hanyut bersama banjir.
Kayu gelondongan bercampur lumpur, Kamis (23/2/2012) siang, tampak berserakan di permukiman dan sawah warga.
Kayu-kayu mengganggu aktivitas warga yang hendak membersihkan rumah. Sejauh ini tidak ada korban jiwa. Warga lebih dulu mengungsi sebelum banjir bandang lebih besar turun dari Bukit Ambacang.
Warga menyebut, banjir bandang atau biasa disebut “Galodo” turun dua kali sekira pukul 18.00 WIB Rabu kemarin.
Galodo pertama turun tidak begitu besar dan dianggap warga sebagai peringatan. Sekira 15 menit dari banjir pertama, air mulai surut.
Saat banjir surut inilah, warga berupaya menyelamatkan diri ke tempat lebih tinggi. Beberapa menit kemudian datang Galodo yang lebih besar.
Galodo mengakibatkan akses jalan Pasaman Barat terputus, dua titik jembatan juga rusak.
Sejak pagi tadi Tim SAR gabungan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasaman menurunkan alat berat untuk membuka akses jalan.
Kerusakan terparah terjadi di Lurah Berangin, Jorong (Dusun) Biduak, Nagari Ganggo Mudiak, Kecamatan Bonjol dan kawasan Pasar Simpang di Jorong Sawah Laweh, Kecamatan Simpati.
(Dian AF)