CIAMIS- Jembatan alternatif penghubung Jawa Barat dan Jawa Tengah di Kota Banjar, Jawa Barat, ambrol. Akibatnya, arus lalulintas yang melintasi di wilayah tersebut dialihkan.
Belum diketahui apa penyebab ambrolnya jembatan dengan panjang 100 meter yang terletak di Kecamatan Pataruman, Kota Banjar itu, Minggu (26/2/2012).
Jembatan yang melintasi Sungai Citanduy dan sebagai jalur alternatif satu-satunya penghubung Jawa Barat dan Jawa Tengah itu, diketahui ambrol di bagian tengah.
Saat ini, jembatan hanya bisa dilintasi para pejalan kaki saja. Pasalnya, ambrolnya jembatan tersebut dikhawatirkan tidak kuat menahan beban kendaraan bermotor. Sehingga penutupan jalan pun menjadi jalan terbaik.
Rahmat, warga sekitar, mengatakan awalnya jembatan tersebut mengalami retakan akibat ambrolnya di bagian tengah jembatan. Kini retakan terus meluas bahkan hampir seluruh badan jembatan.
Akibat penutupan tersebut, warga yang biasa melintas di jembatan tersebut pun ikut merasakan getahnya. Jembatan yang juga menjadi penghubung beberapa kecamatan seperti Kecamatan Langensari, Pataruman dan Purwaharja, itu membuat warga kesulitan melintas.
Hingga kini belum bisa dipastikan kapan jembatan tersebut akan diperbaiki. Kendaraan yang hendak melintas ke jalur tersebut, terpaksa harus dialihakan melalui jalur pusat kota banjar.
(Kemas Irawan Nurrachman)