Pendemo Serbu Istana, Polisi Pasang Kawat Berduri

Dina Kusumaningrum, Jurnalis
Senin 26 Maret 2012 13:19 WIB
Ilustrasi (Foto: Reuters)
Share :

JAKARTA - Demonstrasi penolakan harga bahan bakar minyak (BBM) terus bergulir. Siang ini, puluhan orang dari Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI), datang dari Jakarta dan Tangerang melakukan aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM di depan Istana Negara, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.
 
Thomas, Ketua Bidang Hukum dan HAM DPP SBSI, menuturkan seruan yang dilakukan kali ini sebagai bentuk ekspresi kaum buruh. Bulan April 2012 pemerintah akan menaikkan harga BBM tentunya ini akan merugikan semua masyarakat terutama kaum buruh. Menurutnya semua itu akan berdampak pada Harga kebutuhan pokok, biaya pendidikan, kesehatan, dan transportasi.
 
"Ini sebagai bentuk atensi, ekspresi, untuk menolak kenaikan BBM, walaupun BBM belum naik, ini sebagai aspirasi kami kepada pemerintah supaya pemerintah jangan menaikkan harga BBM. Dengan kenaikkan harga BBM, harga-harga semua kebutuhan akan naik dan itu akan berimbas pada rakyat kecil," ujarnya kepada okezone, Senin (26/3/2012).
 
Dari pantauan okezone, terlihat jumlah demonstrans semakin banyak. Selain itu ratusan polisi berjaga-jaga di sekitar kawasan tersebut. Sedangkan di sekitar Istana merdeka sudah dipasang kawat berduri sepanjang 300 meter berdiameter 30 sentimeter.

(Lamtiur Kristin Natalia Malau)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya