3 Jurnalis Asing Korban Air Keras Sambangi Mabes Polri

Fiddy Anggriawan , Jurnalis
Selasa 03 April 2012 15:43 WIB
Ilustrasi (Dok: Okezone)
Share :

JAKARTA - Tiga orang jurnalis asing menyambangi Bareskrim Mabes Polri. Mereka mendesak Polri segera menindaklanjuti penyemprotan air keras kepada sejumlah jurnalis yang meliput aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM Jumat pekan lalu. Pasalnya tindakan tersebut telah mengancam profesi wartawan dalam meliput berita.

Ketiga wartawan tersebut antara lain, kamerawan Aljazeera Boby Gunawan, Alice dari BBC, dan Louis Benjamin dari Reuters. Mereka mendesak kepolisian dapat mengungkap pelaku pelemparan cairan keras tersebut.

"Sampai hari ini pelakunya belum ketahuan. Saya tidak menuduh dari demonstran atau polisi, tetapi saya ingin agar kondisi seperti ini tidak terulang lagi dikemudian hari," ungkap Bobby saat ditemui di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Selasa (3/4/2012).

Bobby menuturkan awalnya dirinya tidak menduga jika akan terkena air keras. Pada saat itu dia merasa hanya terkena gas air mata dari aparat. Tetapi beberapa saat kemudian dirinya merasakan panas di beberapa bagian tubuhnya. "Setelah saya check up ke rumah sakit, baru saya tahu. Seperti ada sesuatu benda dilempar, lendir," lanjutnya.

Sementara itu menurut Louis Benjamin dari Reuters, cairan tersebut awalnya berwarna merah muda. "Cairan berwarna pink (merah muda), kemudian berubah warna setelah menganai benda menjadi warna putih," jelas Louis.

Bobby kembali menegaskan polisi harus melakukan investigasi terkait peristiwa yang dialaminya. Karena menurut pengakukan mereka, kejadian seperti itu dapat menghambat kinerja jurnalis di lapangan saat meliput berita.

Mereka ke Bareskrim didampingi Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta, Umar Idris dengan membawa sejumlah barang bukti berupa helm, kamera yang terkena cairan, tangga, serta bukti luka-luka dibagian tubuh korban, yakni tangan, kepala, dan wajah.

(Rizka Diputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya