BETHLEHEM - Kemenangan politisi Ikhwanul Muslimin (IM) Mohammed Mursi di Pilpres Mesir 2012 dapat membuat fraksi Hamas di Gaza, mendapat pengakuan internasional. Hamas pun menyambut kemenangan Mursi karena Hamas tak lain adalah kepanjangan tangan dari Ikhwanul Muslimin.
Menurut salah seorang pejabat Hamas Ahmad Yousef, kepemimpinan Mursi di Negeri Piramida akan mengakhiri isolasi yang dilakukan Barat terhadap Hamas. Blokade Jalur Gaza yang dilakukan oleh Israel juga akan segera dihentikan, dengan campur tangan Mursi.
"Kepemimpinan Mursi akan membuat komunitas internasional mengakui kami dan siap berinteraksi dengan kami, seperti halnya yang mereka lakukan kepada kelompok Islam di Tunisia, Mesir dan Yaman," ujar Yousef, seperti dikutip Maan, Selasa (26/6/2012).
"Saya yakin, Barat akan berinteraksi dengan Hamas dan menghapus nama Hamas dari daftar kelompok teroris. Karena sudah empat tahun lamanya, Hamas mulai melakukan modernisasi dan tampil dengan lebih fleksibel," imbuhnya.
Pejabat Hamas itu pun mengatakan, gerakannya siap untuk menaati peraturan yang dicetuskan oleh komunitas internasional kecuali mengakui Israel. Menurutnya, mengakui Negeri Yahudi sebagai negara yang berdaulat sama halnya dengan menyerahkan hak-haknya.
Selain itu, Yousef menambahkan bahwa Hamas siap menerima nasihat atau masukan-masukan dari Mesir, serta melakukan rekonsiliasi dengan rivalnya, Fatah. Stabilitas di Mesir juga akan menciptakan hubungan yang kuat antara tiga negara besar di Timur Tengah yakni Mesir, Turki dan Iran.
Meski demikian, salah seorang penasihat dari fraksi Fatah Nimir Hammad melontarkan pernyataan yang berbeda. Menurut Hammad, Hamas salah bila menaruh harapan yang besar kepada Mursi.
(Aulia Akbar)