PEKANBARU - Bayi kembar siam dempet perut, Martini 1 dan Martini 2, yang dirawat di RSU Arifin Ahmad, Pekanbaru, Riau, akhirnya meninggal dunia. Penyebabnya, karena kegagalan jantung memompa dua individu.
Ketua tim dokter yang menangani Martini 1 dan Martini 2, Tubagus Odih, mengatakan, bayi meninggal Rabu 8 Agustu malam kemarin sekira pukul 20.00 WIB.
“Tadi malam itu keadaan bayi memburuk. Bayi meninggal akibat keterbatasan jantung memompa dua individu. Berdasarkan hasil CT Scan, jantung bayi hanya satu,” terang Odih kepada Okezone, Kamis (9/8/2012).
Martini 1 dan martini 2 lahir pada 20 Juli 2012 melalui operasi Caesar. Bayi yang lahir dengan bobot 2,7 kilogram itu juga mempunyai kelainan lain, yakni memiliki tiga tangan, tiga kaki (dicephalus paraphagus), serta kelainan pada kelamin (epispadia).
Kini bayi kembar tersebut telah diserahkan kepihak keluarga untuk segera dimakamkan. “Pagi tadi jenazahnya sudah diserahkan kepada pihak keluarga,” tukasnya.
(Dian AF)