Anggota Dewan Nilai Agro Park Tidak Efektif

Rahmi Djafar, Jurnalis
Minggu 26 Agustus 2012 05:03 WIB
ilustrasi (foto: minakjinggotravel.wordpress)
Share :

BANTAENG – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantaeng, menilai agro park (wisata kebun sayur) yang akan dibangun di kawasan Pantai Marina, tidak efektif.

Menurut Ketua Komisi I DPRD Bantaeng, Anas Hasan, iklim di lokasi tersebut sangat tidak memungkinkan untuk ditanami sayuran lantaran kering dan sumber air tawar sangat kurang.

“Kalau bupati (HM Nurdin Abdullah) mau membuat pengadaan air di sana, saya yakin akan membutuhkan biaya yang sangat besar. Kalaupun dipaksakan agro park ini, sama saja dengan melawan takdir, wilayah Pa’jukukang adalah wilayah kering,” kata Anas saat ditemui di DPRD Bantaeng, kemarin.

Menurut dia, untuk kawasan tanaman sayur, hanya cocok di Kecamatan Uluere . Sehingga jika dipaksakan di Kecamatan Pa’jukukang, dianggap hanya membuang-buang anggaran. Hal itu kata legislator asal Barnas tersebut bisa bernasib sama dengan gedung Rumah Susun Sewa (Rusunawa) yang ada di Kecamatan Bisappu, karena tidak sesuai dengan lokasi.

“Jadi kami sangat tidak setuju dengan adanya rencana tersebut, karena memang berada di kawasan tandus,” jelas Anas.

Sementara, Anggota Komisi II Nurdin Halim, juga mengaku ragu dengan rencana tersebut. Pasalnya, hal itu juga dianggap menyalahi tata ruang Bantaeng. Berdasarkan tata ruang, Kecamatan Pa’jukukang sebagai kawasan industry, bukan kawasan perkebunan sayur.

Pihaknya meminta kepada Pemkab Bantaeng agar mengkaji ulang rencana tersebut sebelum diusulkan.

Sebelumnya, Bupati Bantaeng, HM Nurdin Abdullah, menyebutkan, untuk membuat kawasan yang terletak diperbatasan Bantaeng Bulukumba tersebut diperkirakan akan menelan anggaran sekira Rp20 miliar. Anggaran tersebut, kata dia, murni bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

(Tri Kurniawan)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya