YANGON - Myanmar melakukan perombakan kabinet dalam skala besar dan mengubah posisi dari sembilan orang menterinya. Perombakan kabinet ini menjadi perombakan kabinet yang cukup besar di saat Thein Sein menjabat sebagai Presiden Myanmar.
Mantan Menteri Industri Myanmar U Soe Thein, mantan Menteri Transportasi U Aung Min, mantan Menteri Keuangan U Hla Tun dan Menteri Perencanaan Nasional dan Perkembangan Ekonomi U Tin Naing, diberikan posisi baru. Mereka semua ditempatkan di kantor Presiden Myanmar.
Menteri Buruh dan Kemakmuran U Aung Kyi dipindah jabatan untuk menjadi Menteri Informasi Myanmar, menggantikan U Kyaw Hsan. Beberapa posisi lain seperti Menteri Kerja Sama, Peternakan, dan Perikanan juga diduduki oleh seorang menteri baru. Begitu pula dengan Kemetnerian Sains dan Teknologi serta Kementerian Pariwisata. Demikian, seperti diberitakan Xinhua, Selasa (28/8/2012).
Perombakan kabinet ini menjadi perombakan kabinet terbesar yang pernah dilakukan Presiden Thein Sein saat dirinya naik ke tampuk kekuasaan, tepatnya pada Maret 2011. Saat ini, Myanmar juga baru saja menunjuk seorang Wakil Presiden baru, menggantikan Tin Aung Myint Oo.
Wakil Presiden Myanmar yang baru, Laksamana U Nyan Tun, juga merupakan seorang dari junta militer. Nyan Tun sempat menjabat sebagai kepala Angkatan Laut Myanmar.
Figur Tun yang sudah menjadi komandan angkatan laut sejak 2008 lalu, memiliki prestasi dalam bidang intelijen Myanmar. Namun banyak warga di Kota Yangon mengatakan, Tun tidak memiliki reputasi baik dalam penegakkan HAM di Myanmar.
Menurut warga di Kota Yangon, Tun sendiri dicalonkan oleh sejumlah anggota Parlemen Myanmar yang berasal dari militer. Tun juga siap disumpah untuk menduduki jabatan barunya di Kota Naypyidaw.
(Aulia Akbar)