SLEMAN - Lokomotif dan gerbong KA Prambanan Ekspress (Prameks) yang anjlok Selasa 23 Oktober kemarin, saat ini diparkir di Stasiun Prambanan.
Berdasarkan pantauan, tampak kerusakan parah pada bagian lokomotif serta beberapa gerbong di belakangnya. Kaca depan lokomotif pecah serta dua roda bagian depan rusak. Roda KA bahkan seperti mengelupas sehingga warnanya berubah menjadi putih. Kabel-kabel di bagian bawah lokomotif juga terurai.
Puluhan petugas mekanik dari Balai Yasa Yogyakarta tampak melihat-lihat dan memeriksa kerusakan pada kereta tersebut.
“Saya belum tahu kapan dibawa ke Balai Yasa. Kalau kereta sudah bisa ditarik, nanti malam mungkin sudah bisa dibawa ke sana,” ujar petugas Balai Yasa Yogyakarta, Kamaludin, saat ditemui Okezone di Stasiun Prambanan, Rabu (24/10/2012).
Melihat dari kerusakannya, Kamal menduga saat kejadian KA Prameks melaju pada kecepatan normal, yakni 90 kilometer per jam. Kereta diperkirakan sudah terguncang satu kilometer dari lokasi anjlok. Dari jarak satu kilometer itu masinis sudah berusaha melakukan pengereman.
“Kami juga masih melakukan pemeriksaan. Periksanya sebatas kondisi kereta bukan penyebab kecelakaan. Ada kewenangannya sendiri-sendiri," bebernya seraya menambahkan pihak Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) juga akan melakukan penyelidikan.
(Dian AF)