DEPOK - Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengecam penyerangan Israel ke Jalur Gaza, Palestina. Menurutnya, kejadian yang selalu berulang tersebut merupakan bentuk kejahatan kemanusiaan tingkat internasional.
"Ini kan kejadian di Gaza bukan kejadian yang pertama, dari dulu Israel tak pernah berubah sikapnya. Berkali - kali melakukan serangan, itu kejahatan kemanusiaan," tegasnya usai acara peluncuran Divisi Tanggap Darurat di Cibubur, Senin (19/11/12).
Selain itu, menurutnya, Israel tidak pernah me punyai komitmen kuat untuk membangun perdamaian di timur tengah. "Israel penjahat kemanusiaan, dan perusak perdamaian. Karena itu Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa - Bangsa (DK PBB) harus turun tangan hentikan pertempuran di jalur Gaza," paparnya.
Anas mengapresiasi sikap Pemerintah Indonesia yang mengedepankan hubungan diplomatik dengan cara mencari solusi. Ia juga mendukung pernyataan Menteri Luar Negeri Martin Natalegawa untuk memboikot produk - produk Israel.
"Untuk Indonesia posisinya sudah pas, makin ada di depan cari solusi di Gaza.
Langkah diplomatik kan selama ini sudah bagus, sikap Presiden SBY tepat. Indonesia harus ambil inisiatif. Langkah pertama hentikan dulu kekerasan, lalu masuk perdamaian.
Boikot produk Israel, itu isu lama tapi tetap relevan, tentu tak berhenti disitu," tandasnya.
(Muhammad Saifullah )