MKGR Prihatin Partai NasDem Pecah

Misbahol Munir, Jurnalis
Selasa 22 Januari 2013 18:11 WIB
Share :

JAKARTA - Ketua Majelis Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Priyo Budi Santoso ikut prihatin dengan mundurnya Hary Tanoesoedibjo dari Partai NasDem. Pengunduran diri Hary Tanoesoedibjo, menurut dia, mengejutkan banyak pihak. Pasalnya, NasDem yang baru seumur jagung sudah ditimpa konflik besar.
 
"Sebenarnya sebagai kolega dan mitra parpol saya ikut prihatin, karena kita ingin semua partai yang lolos nanti bisa berkompetisi secara sehat untuk membangun sistem demokrasi yang sehat. Belum-belum NasDem sudah ditimpa prahara yang hebat. Dengan adanya bedol desa dengan tokoh intinya keluar saya ikut prihatin, saya tidak ikut campur," ungkap Priyo kepada wartawan, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (22/1/2013).
 
Meski sebagai kompetitor politik, Ketua DPP Golkar ini tak mau bergembira di atas penderitaan orang lain. Dia berharap konflik di internal NasDem bisa segera diselesaikan.
 
"Saya tidak mau bicara kami senang. Jadi biarkan saja itu proses alamiah. Dan dalam posisi ini sudah tentu kita hormati saja. Surya Paloh dan keluarga besar NasDem, bisa bersaing secara ksatria," kata dia.
 
Dia juga gak tahu apakah nantinya Hary akan terjun ke politik lagi  paska mundurnya dari jabatan Ketua Dewan Pakar NasDem. "Apakah Hary akan ke parpol lagi, ya saya tidak mau komentar," katanya.
 
Bagi dia, meski Hary sudah teruji di dunia bisnis namun seluk belum di dunia politik agak berbeda sifatnya. "Tapi saya apresiasi Hary Tanoe yang potensial disisi bisnis. Kami membuka pintu untuk mantan kader NasDem. Yang jelas kami tidak enak bicara saat teman kami berduka. Tapi kami juga tidak mau belum-belum sudah berikan karpet merah kepada Hary Tanoe," tukasnya.

(Muhammad Saifullah )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya