JAKARTA - Public Relation (PR) atau Humas Partai Demokrat salah satu yang menjadi perhatian Ketua Dewan Pembina, Susilo Bambang Yudhoyono. Dia menilai, PR yang dijalankan Demokrat selama ini sering saling menyudutkan.
"Saya lihat PR yang dijalankan Demokrat kurang tegas, sering saling menyudutkan dan gagal menyampaikan banyak hal yang sebenarnya telah dijalankan oleh pemerintah maupun Partai Demokrat," kata dia di rumahnya, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Jumat (8/2/2013).
Dia berharap, Humas Demokrat bisa lebih ditata. Sehingga, saat tampil di media massa bisa berbicara sesuai dengan mekanisme partai.
"Menempatkan, menata Publik Relation (PR) partai termasuk siapa saja yang mendapatkan otoritas untuk memberikan pernyataan pers dalam acara TV untuk hal sejenis dalam mekanisme yang ditetapkan dalam kegiatan PR ini," ujarnya.
(Tri Kurniawan)