CIA Mata-Matai Rusia dengan Teknologi Jadul

Wahyu Dwi Anggoro, Jurnalis
Rabu 15 Mei 2013 15:04 WIB
Ryan Fogle Menyamar dengan Rambut Palsu Pirang (Foto: Sky News)
Share :

MOSKOW – Intelijen Rusia berhasil mengungkap aksi mata-mata yang dilakukan CIA di negaranya. CIA ternyata menggunakan teknologi sederhana untuk menjalankan operasinya.
 
Agen CIA yang ditangkap aparat Rusia, Ryan Fogle, melakukan penyamaran dengan rambut palsu dan kacamata hitam. Dia juga hanya menggunakan sebuah kompas sebagai alat penunjuk jalan.
 
“Seiring perkembangan zaman, banyak orang mengira alat yang mereka gunakan harusnya lebih canggih,” ujar pengamat politik Rusia, Angela Stent, seperti dikutip BBC, Rabu (15/5/2013).
 
Namun penggunaan alat-alat tersebut ternyata memang disengaja. Alat-alat sederhana dianggap sulit dilacak serta praktis untuk dibawa dan digunakan.
 
“Menjalankan operasi intelijen di Rusia sangat sulit. Aparat mengawasi selama 24 jam sehingga kita harus selalu siap jika harus kabur,” terang mantan pejabat CIA Paul Redmond.
 
“Mungkin Anda pikir alat-alat seperti itu kuno, namun jika alat-alat tersebut masih berguna kenapa tidak dimanfaatkan,” lanjutnya.
 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya