Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kapal Induk KRI Sriwijaya Jadi Pangkalan Terapung Operasi Militer dan Mulai Disiapkan Atasi Bencana

Jonathan Simanjuntak , Jurnalis-Minggu, 18 Oktober 2026 |09:40 WIB
Kapal Induk KRI Sriwijaya Jadi Pangkalan Terapung Operasi Militer dan Mulai Disiapkan Atasi Bencana
Kapal Induk KRI Sriwijaya/IMG
A
A
A

JAKARTA – Kementerian Pertahanan (Kemhan) menyiapkan KRI Sriwijaya-100 sebagai pangkalan terapung untuk mendukung operasi pertahanan dan penanganan bencana. Kapal ini dirancang untuk memperluas jangkauan operasi di wilayah kepulauan, termasuk membantu masyarakat di daerah yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan, Brigjen Rico Sirait, mengatakan keberadaan KRI Sriwijaya-100 menjadi salah satu upaya memperkuat kemampuan Indonesia dalam menjalankan operasi maritim.

"Kini, Indonesia memiliki kapal yang dapat menjadi pangkalan terapung di laut, bernama KRI Sriwijaya-100," ujar Rico Minggu (18/10/2026).

Kapal tersebut tidak hanya diproyeksikan untuk mendukung operasi militer, tetapi juga misi kemanusiaan. Dalam situasi bencana, KRI Sriwijaya-100 dapat dimanfaatkan untuk mendistribusikan bantuan logistik, mengevakuasi korban, hingga mendukung operasi medis ketika akses darat terputus.

Dari sisi spesifikasi, KRI Sriwijaya-100 memiliki panjang sekitar 180 meter dengan bobot mencapai 12.000 ton. Kapal ini dilengkapi geladak luas yang dirancang untuk mendukung pengoperasian berbagai jenis helikopter dan pesawat nirawak atau drone dari tengah laut.

"Kemampuan ini sangat penting bagi Indonesia yang memiliki wilayah laut yang luas, ribuan pulau, dan risiko bencana yang tinggi," kata Rico.

Selain itu, KRI Sriwijaya-100 diproyeksikan mendukung pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Operasi tersebut mencakup berbagai kegiatan di luar tugas tempur, termasuk pengiriman bantuan dalam skala besar, evakuasi korban bencana, serta penanganan keadaan darurat di wilayah terisolasi.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement