Tak Ada Kejelasan Penutupan Saritem dari Pemkot Bandung

Tri Ispranoto, Jurnalis
Selasa 03 September 2013 17:24 WIB
Ilustrasi
Share :

BANDUNG - Ketua RW 9, Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Andir, Kota Bandung, Masnu, mengaku, jika selama ini tidak ada kejelasan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung soal penutupan lokalisasi Saritem.

"Selama ini memang tidak ada kejelasan, diculkeun weh (dibiarkan saja). Seharusnya kan ada upaya dari Pemkot soal kejelasan, tapi selama ini kan tidak ada solusi," tuturnya saat dihubungi wartawan, Selasa (3/9/2013).

Dia mengaku, masyarakat sekitar yang kebanyakan mencari penghasilan dari lokalisasi merasa kebingungan lantaran tidak ada solusi yang ditawarkan oleh pemkot.

Menurutnya, saat ini prostitusi di Saritem masih ada, namun tidak sebanyak ketika belum ditutup oleh Pemkot Bandung pada 2007 silam.

"Ya kan mereka juga butuh makan, butuh penghasilan. Semenjak ditutup itu tidak ada yang mendata (PSK), tapi sebagian kecil masih ada," katanya.

Pihaknya berharap, pemkot segera memberi solusi dan tidak melakukan pembiaran. "Kan ekonomi juga harus dipikirkan. Kami juga sebagai RW selama ini untuk mengurusi warga ya dari warga juga. Jangan sampai ditutup untuk menuntaskan masalah kemiskinan tapi menimbulkan kemiskinan baru," bebernya.

Sebagai warga, dirinya tidak menampik jika Pemkot Bandung memberikan perhatian secara serius, maka warga sekitar tak mempermasalahkan jika Saritem benar-benar ditutup secara keseluruhan.

Disinggung mengenai pembebasan lahan yang diklaim Pemkot sudah berjalan, Masnu mengaku jika hal itu ada. "Pembebasan lahan masih, tapi kan dibiarkan saja," tutupnya.

(Risna Nur Rahayu)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya