JAKARTA - Perbedaan jarak jutaan kilometer (km) antara Indonesia dan Kosta Rika ternyata tidak melunturkan kekaguman Indonesia terhadap Kosta Rika. Menteri Luar Negeri Indonesia, Marty Natalegawa bahkan menyebut Kosta Rika inspirasi bagi Indonesia.
"Indonesia sangat terinspirasi melihat kemajuan dan perkembangan yang dicapai oleh Kosta Rika," kata Marty, ketika ditemui saat jumpa pers, di kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Selasa (29/10/2013).
"(Kosta Rika) negara yang membuktikan bahwa stabilitas politik dan stabilitas keamanan telah membawa dampak lebih dalam pembangunan ekonomi," lanjut Marty, usai bertemu Menteri Luar Negeri Republik Costa Rica H.E. José Enrique Castillo Barrantes.
"Di samping itu, Kosta Rika adalah negara yang sangat maju dalam mengembangkan human resource development," jelasnya.
Tidak cukup sampai disitu, Marty juga menungkapkan kekagumannya atas sistem stabilitas lingkungan yang dipakai oleh negara yang ber ibu kota San Jose ini.
Komentar positif dari Marty ini diucapkan bertepatan dengan kedatangan delegasi Kosta Rika yang dipimpin Jose Enrique Castillo Barantes ini. Kedatangan rombongan dari Amerika Tengah bertujuan membuka kerjasama di bidang konsultasi bilateral dan perjanjian pembebasan visa bagi pemegang paspor diplomasi.
Indonesia dan Kosta Rika telah berhubungan sejak 9 Januari 1985. Hubungan kedua negara semakin harmonis setelah bersama-sama duduk menjadi anggota tidak tetap dewan keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DKPBB) di 2008.