JAKARTA - Pasukan TNI menembak mati dua anggota dari Wakil Komandan Operasi atau Wadan Ops TPNPB OPM/KKB Batalyon Wesem Kodap III Ndugama pimpinan Wariambo Wandikbo, di sekitar Kampung Nonggoloid, Kenyam Komplek, Papua Pegunungan.
Keduanya bernama Keli Giban dan Cat Giban, anggota dari Wakil Komandan Operasi atau Wadan Ops TPNPB OPM Batalyon Wesem Kodap III Ndugama pimpinan Wariambo Wandikbo, yang terkenal sangat sadis, hingga dijuluki si Raja Tega oleh masyarakat Papua, khususnya warga Kenyam, Papua Pegunungan.
Pangkogabwilhan III, Letjen TNI Lucky Avianto mengatakan, keduanya tewas dalam adu tembak dengan Satgas Rajawali VI Koops Habema yang berada di bawah kendali Kogabwilhan III.
“Sebelum peristiwa tersebut terjadi, pasukan TNI sudah berupaya meminta mereka untuk menyerah, namun imbauan ini dijawab dengan tembakan peluru tajam secara membabi buta ke arah pasukan TNI, yang ditembakkan oleh Keli Giban dan Cat Giban bersama empat orang anggota OPM lainnya,” ujar Lucky, Selasa (27/10/2026).
Momen keduanya saat menyiapkan senjata miliknya lalu menyerang pasukan terekam jelas oleh drone yang memantau pergerakan pasukan TNI, khususnya operasi penangkapan anggota KKB Batalyon Wesem Kodap III Ndugama pimpinan Wariambo Wandikbo.
Dari lokasi, pasukan TNI menemukan sejumlah barang bukti, antara lain uang tunai puluhan juta rupiah, senapan angin modifikasi yang dapat menembakkan peluru tajam, empat kotak amunisi, berbagai jenis senjata tajam, dan bendera Bintang Kejora.
“Atas fakta itulah, kami memastikan klaim atau pernyataan OPM bahwasanya keduanya adalah warga sipil adalah hoaks, dan hoaks atau fitnah seperti ini selalu dilakukan oleh OPM untuk membuat stigma negatif terhadap TNI,” ujarnya.