Wah, Papan Tulis Jadi Proyektor Layar Sentuh

Marieska Harya Virdhani, Jurnalis
Minggu 08 Desember 2013 15:06 WIB
Presentasi media layar sentuh murah. (Foto: Marieska Harya/Okezone)
Share :

DEPOK - Seorang guru di Depok bernama Taufik Ibrahim (41) menghasilkan sebuah terbosoan yang dapat mempermudah cara pengajaran di kelas. Ia menemukan sebuah proyektor yang berfungsi untuk mengubah tembakan LCD ke tembok atau whiteboard menjadi layar sentuh dengan menggunakan pulpen infra merah.

"Praktek inovasi pembelajaran berbasis ICT telah kami kembangkan sejak 2011 lalu, yaitu pemanfaatan media layar sentuh murah. Penemuan ini sudah kami terapkan di kelas," ujar guru SMP Negeri 14 Depok ini, Minggu (8/12/2013).

Taufik menjelaskan, selain telah dikembangkan di sekolahnya, penemuannya itu telah difasilitasi oleh Dinas Pendidikan Kota Depok di awal 2012 lalu melalui pelatihan low cost IWB (Interactive Whiteboard) dan Microsoft Mouse Mischief bagi seluruh seluruh guru di SMP Negeri se Kota Depok. Bahkan, di akhir pelatihan seluruh peserta diwajibkan untuk membuat media belajar berbasis layar sentuh untuk dilombakan di tingkat Kota Depok.

"Penemuan ini tentu sejalan dengan program unggulan Kota Depok yakni sebagai Depok Cyber City," paparnya yang juga guru mata pelajaran IPS.

Pria lulusan S1 Akutansi IKIP Jakarta itu juga mengungkapkan, Pemkot telah berupaya untuk mengumpulkan informasi yang sebanyak-banyaknya terkait prestasi dan inovasi dunia teknologi yang telah dibuat para warga Depok. Sementara itu, Wakil Kepala SMP Negeri 14 Depok Ehen Hendra mengaku bangga atas penemuan asisten proyektor oleh salah seorang gurunya.

Ia menjelaskan jika metode pembelajaran menggunakan asisten proyektor itu telah membuat para siswa betah mengikuti pelajaran. "Tentu kami bangga, mudah-mudahan ini dapat diikuti oleh guru lainnya agar mereka pun mampu menciptakan kreasi dan inovasi. Karena kami akui untuk mencari guru yang kreatif itu sangat sulit," ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, paradigma guru yang dahulu dinilai tegas kini sedikit demi sedikit harus diubah menjadi guru yang menyenangkan. Karena tidak selamanya para siswa bisa konsentrasi penuh dalam mengikuti mata pelajaran.

"Jadi harus diselingi baik itu dengan musik ilustrasi maupun game. Nah penemuan Pak Taufik ini tentu membuat para siswa merasa senang dan semangat untuk mengikuti mata pelajarannya," jelasnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya