KIEV - Korban tewas akibat kerusuhan terbaru yang kembali pecah di Ukraina terus bertambah. Dilaporkan jumlah korban tewas mencapai 21 orang.
Sebelumnya laporan mengenai kerusuhan terbaru disebutkan oleh fotografer Reuters Vasily Fedosenko. Fedosenko mengaku melihat jasad tak bernyawa di sekitar Independence Square.
Belum ada jumlah pasti dari korban tewas dalam kerusuhan terbaru ini. Media lokal menyebut korban tewas mencapi lebih dari 30 jiwa dan sebagian besar adalah warga sipil yang melakukan perlawanan terhadap Pemerintah Ukraina. Demikian diberitakan Reuters, Kamis (20/2/2014).
Menurut pihak kepolisian, bentrokan terjadi setelah Presiden Viktor Yanukovych sepakat untuk berdamai dengan pihak oposisi. Tetapi kenyataannya, kerusuhan yang terjadi antara massa anti-pemerintah dengan pihak kepolisian, menggagalkan kesepakatan gencatan senjata tersebut.
Kerusuhan terbaru pecah di saat tiga orang Menteri Luar Negeri dari Uni Eropa datang ke Kiev untuk melakukan pembicaraan dengan Yanukovych. Sementara anggota parlemen pun dilarikan ke tempat yang aman.
Pertemuan yang sebelumnya dikabarkan batal dilakukan ternyata tetap berlangsung. Delegasi tersebut berasal dari Jerman, Prancis, dan Polandia tersebut.
(Fajar Nugraha)