BANDUNG - Bayi berjenis kelamin perempuan putri pasangan Toni Manurung dan Lasmaria Boru Manurung hilang di RS Hasan Sadikin, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Selasa 25 Maret malam. Bayi itu diduga diculik oleh seorang perempuan.
Berikut ini kronologi lengkap peristiwa tersebut seperti diungkapkan Kapolsek Sukajadi AKP Sumi dalam jumpa pers di RSHS, Rabu (26/3/2014):
Bayi yang belum diberi nama itu lahir dengan proses persalinan normal sekira pukul 09.30 WIB. Pukul 13.50 WIB, bayi dan ibunya dirawat gabung di ruang rawat Alamanda Kelas III.
Pukul 16.00 WIB, pelaku datang ke ruang Alamanda dan menyuruh co ass untuk merawat sang bayi dengan memakaikan kain bedong. Pelaku kemudian keluar dari lokasi.
Pukul 19.30 WIB, pelaku datang lagi ke lokasi. Di tempat tidur, pelaku melihat sang bayi sedang berada di kasur bersama ibunya. Toni, sang ayah, juga ada di lokasi untuk menemani istri dan anaknya.
"Pelaku saat itu meminta KTP orangtua bayi (untuk didata) dan menyuruh mendampingi istrinya ke kamar mandi untuk mengganti kain sarung. Itu karena sarung yang dipakai ibunya ada bekas darah," kata AKP Sumi.
Toni dan Lasmaria lalu menitipkan bayi pada pelaku, kemudian pergi ke kamar mandi. Hanya sekira 10 menit, keduanya kembali ke tempat tidur, namun ternyata sang dokter sudah tidak ada, begitu juga dengan bayinya.
Pasangan suami-istri itu pun tidak curiga. Mereka sempat berpikir sang bayi dibawa ke ruang perawatan bayi. Setelah dicek, bayi itu ternyata tidak ada di ruang perawatan bayi.
Toni lalu melapor ke petugas keamanan RSHS dan kepolisian. Tak lama berselang, polisi melakukan olah TKP di lokasi.
Hingga kini, polisi masih berusaha mencari tahu keberadaan bayi itu dan pelaku penculikan. Untuk memudahkan penyelidikan, polisi sudah mempelajari CCTV yang memperlihatkan aksi pelaku.
"Kami berharap semua bisa sama-sama memberikan informasi untuk pengungkapan kasus ini. Kalau ada yang mengetahui keberadaan bayi atau pelaku, segera lapor ke kami," ujar Sumi.
(Kemas Irawan Nurrachman)