MOJOKERTO - Tim gabungan dari Dinas Sosial Mojokerto, Dinas Kesehatan Mojokerto, BPPKB dan Polres Mojokerto melakukan peninjauan ke lokasi penampungan bayi yang menyimpan hasil hubungan gelap, Incerah, di Desa Seduri, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto.
Setelah tiba, tim langsung melakukan pemeriksaan kepada 19 bayi di lokasi penampungan tersebut. Pemeriksaan mulai dari pengukuran tinggi badan, berat badan, serta pemeriksaan tubuh balita.
Hasilnya diketahui, sebagian balita di penampungan bayi menderita sakit. Mereka kebanyakan menderita demam, kurang gizi, dan sakit pernapasan atau ispa.
Kepala dinas kesehatan Kab Mojokerto, Endang Sriwulan, mengatakan, bayi-bayi tersebut sakit karena tempat penampungan yang kurang layak serta kurang steril. Ditambah, seluruh balita menjadi satu dalam ruangan sehingga penyakit cepat menular ke balita lainya.
Bahkan dua balita berinisial SG dan YG harus dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan khusus.
Sementara Itu Kepala BPPKB Kab Mojokerto, Yudha Hadi, menjelaskan, tim yang dibawanya melakukan pengecekan administrasi yang dimiliki penampungan bayi tersebut.
Ini dilakukan agar pengelola penampungan bayi diharapkan segera mengurus proses administrasi, yang salah satunya digunakan untuk mengurus akta lahir belasan balita tersebut.
Pemkab Mojokerto berjanji akan memberikan kemudahan dalam proses pengurusan administrasi anak-anak balita tersebut.
(Kemas Irawan Nurrachman)