PERTH - Wilayah pencarian kotak hitam pesawat Malaysia Airlines MH370 akan dipersempit. Kebijakan ini diambil setelah sinyal yang diduga berasal dari kotak hitam MH370 terdeteksi lebih dari dua kali.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Pusat Koordinasi Bersama (JACC) Agus Houston. Dijelaskannya, kali ini pencarian beralih ke Australia Barat, di mana sebelumnya berada di sekira 57.923 kilometer (km) dipersempit menjadi 20 ribu km.
Untuk itu, Kapal Australia Ocean Shield akan difokuskan pada 2.280 km barat laut, Samudera Hindia. Kapal tersebut akan mencocokan sinyal yang ditangkap pada Selasa akhir pekan ini.
Walau pencarian MH370 tetap dijalankan. Namun, hingga sekarang ini tidak ada puing-puing MH370 yang ditemukan.
"Hanya sedikit (objek yang diduga berasal dari MH370) dapat ditemukan, namun, tidak ada satu pun yang berkaitan dengan MH370," jelas Angus, seperti dikutip dari New Strait Times, Kamis (10/4/2014).
Kegagagalan demi kegagalan menjadikan pencarian kali ini dihantui ketakutan setelah gagalnya pencarian terbaru. Hal ini juga diperkuat dengan fakta sinyal yang awalnya diterima mungkin tidak terdeteksi lagi, karena masa hidup baterai kotak hitam hanya sekira 30 hari.