Sapi Cebol Dibanderol Rp100 Juta

Ahmad Subekhi, Jurnalis
Rabu 21 Mei 2014 22:01 WIB
Ilustrasi (Foto: Antara)
Share :

PONOROGO - Seekor sapi berukuran mini di Ponorogo, Jawa Timur, diklaim pemiliknya sebagai yang terkecil di Indonesia. Meski sudah berumur 17 tahun, tinggi sapi ini hanya seukuran kambing. Lantaran keunikannya satwa ini sudah ditawar Rp100 juta.
 
Sapi unik ini untuk sementara masih menjadi milik Faruq, dokter hewan asal Desa Tugu, Kecamatan Mlarak, Ponorogo. Tinggi sapi hanya sekira 75 sentimeter atau separuh tubuh sapi normal. Kakinya terlihat lebih pendek dan berat badannya hanya 200 kilogram jauh di bawah berat badan sapi normal yang mencapai 600 kilogram. “Ada yang memberi nama sapi Ucok Baba, karena pendek,” ujar Faruq.
 
Berbeda dengan sapi lainnya, Ucok Baba sangat akrab dengan pemiliknya. Sesekali dia ingin dipijit seperti manusia. Karena pendek sapi ini juga sering ditunggangi pemiliknya.
 
Faruq mengaku sapi jenis Brahman ini awalnya terlahir normal seperti ratusan sapi miliknya. Namun pada tahun ketiga, Ucok Baba tidak tumbuh normal. Tinggi badannya stagnan, hanya bertambah gemuk saja. Sampai kini di usia 17 tahun tinggi badannya tetap, hanya melebar kesamping.
 
Keunikan Ucok Baba membuat sejumlah orang tertarik untuk memilikinya. Tak heran dia pernah ditawar Rp100 juta, harga yang fantastis untuk ukuran sapi karena harga sapi terbesar dan terbaik maksimal Rp60 juta. Meski sudah ditawar mahal, namun Faruq tidak berniat melepas Ucok Baba. “Pernah ditawar 100 juta, tapi tidak saya berikan, karena sayang. Saya ingin memelihara sampai mati,” terangnya.
 
Menurut Faruq, dalam ilmu kesehatan hewan, sapi seperti ini disebut kretinisme atau kerdil dengan perbandingan satu dibanding 2.000 ekor kelahiran. Kretinisme diakibatkan dua faktor. Yaitu akibat pertemuan gen resesif atau gen buruk pejantan dan indukan serta akibat perkawinan atau inbriding sedarah antara induk dan pejantan.

(Muhammad Saifullah )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya