ISLAMABAD - Kelompok militan Taliban Pakistan dikabarkan pecah akibat pertikaian internal. Faksi yang dominan dalam kelompok tersebut menyatakan memutuskan hubungan dengan Komandan Taliban Maulana Fazlullah.
Faksi Mehsud menyatakan dirinya pisah dari faksi Maulana Fazlullah. Hal tersebut dinyatakan kelompok Taliban sebuah konferensi pers yang jarang sekali dilakukan.
Berdasarkan keterangannya, Faksi Mehsud memisahkan diri karena elemen di Taliban Pakistan saat ini bertindak terlalu banyak dipenuhi dengan kekerasan. Mereka juga dianggap mulai tidak disiplin.
Faksi Mehsud akan dipimpin oleh Khan Said. Kelompok tersebut akan beroperasi secara independen di wilayah Utara dan Selatan Waziristan.
"Pimpinan pusat (di Taliban Pakistan), saat berada di tangan kekuatan yang tidak terlihat. Mereka menggunakan kekerasan dan melontarkan isu sektarian dengan menggunakan nama Taliban," ujar Juru Bicara kubu Khand Said, Azam Tariq, seperti dikutip The Washington Post, Kamis (29/5/2014).
"Kami memutuskan untuk memisahkan diri," lanjut Tariq.
Perpecahan di tubuh Taliban Pakistan bisa dilacak dari serangan pesawat pengebom tak berawak Amerika Serikat (AS) pada November 2013. Serangan itu menewaskan pemimpin Taliban Hakimullah Mehsud.
Setelah kematian Mehsud, perebutan kekuasaan terjadi di dalam tubuh Taliban. Hal ini memicu faksi yang berada di dalamnya saling angkat senjat dan berperang satu dengan yang lainnya.
Perpecahan secara formal ini diumumkan di saat Pemerintah Pakistan berjuang untuk melakukan negosiasi damai dengan Taliban. Khan Said sendiri menyatakan, pihak tertarik untuk melanjutkan pembicaraan tersebut, tetapi terbentur dengan pemimpin Taliban lainnya termasuk Fazlullah.
(Fajar Nugraha)