Libur Sekolah Hari Sabtu Dinilai Penting

Rachmad Faisal Harahap, Jurnalis
Selasa 12 Agustus 2014 12:03 WIB
Libur Sekolah Hari Sabtu Dinilai Penting (Foto: dok. okezone)
Share :

JAKARTA - Ketua DPD RI Irman Gusman mengatakan, waktu sekolah lima hari penting diterapkan, agar dapat memberikan waktu luang satu hari bagi siswa didik untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan yang bersifat mandiri.

"Waktu istirahat juga mempunyai arti penting bagi anak didik, baik dalam rangka memperoleh kembali semangat belajar, mempererat ikatan antar anggota keluarga, melaksanakan fungsi sosial maupun mengembangkan diri di luar sekolah," ujar Irman, dalam keterangan tertulis yang diterima Okezone, Selasa (12/8/2014).

Irman menilai, waktu libur di hari Sabtu juga merupakan kesempatan pengembangan diri di luar jam pelajaran yang sangat penting bagi siswa yang memerlukan alokasi waktu tersendiri.

"Hari Sabtu dapat digunakan anak didik untuk les tambahan atau ekstrakurikuler (ekskul), sehingga ada pengembangan diri anak di luar sekolah, dan tentunya akan berdampak positif untuk mutu pendidikan di sekolah," ucapnya.

Irman melanjutkan, faktor kontekstual juga turut memberikan kontribusi dalam penerapan kebijakan waktu sekolah lima hari, terutama aspek lalu lintas ataupun biaya anak selama kegiatan belajar mengajar (KBM).

"Pemadatan waktu sekolah tentu akan mengurangi dampak kemacetan di jalan, karena Sabtu tidak ada anak sekolah. Selain itu, juga akan mengurangi beban orangtua dalam hal ongkos anak ke sekolah maupun uang jajan siswa," tuturnya.

Walaupun perubahan waktu sekolah enam hari menjadi lima hari, mungkin saja dapat mengakibatkan pengurangan pertemuan tatap muka di kelas. Namun hal itu seharusnya tidak mengurangi target pencapaian kurikulum dan mutu pembelajaran, apabila tenaga pendidik mampu meningkatkan dan menyempurnakan metodologi pembelajaran yang diberikan di kelas.

"Guru harus mampu mengelola waktu belajar lima hari dengan efektif dan efisien. Dengan demikian, perlu peningkatan kemampuan dari pendidikan untuk mencapai proses pembelajaran yang bermutu tinggi," ungkapnya.

Irman menambahkan, mutu pendidikan dapat ditingkatkan dengan metode pembelajaran yang tepat. Di antaranya dengan menciptakan suasana hangat dan menyenangkan dalam kegiatan belajar mengajar.

“Metode fun learning yaitu hal yang menyenangkan akan membuat materi kurikulum yang diajarkan mudah diterima oleh anak didik. Guru harus bertanggung jawab memberikan rasa aman dan nyaman bagi anak didiknya. Maka secara otomatis, akan mudah juga membawa perubahan bagi anak,” tambahnya. (fsl)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya