BRISBANE – Polisi menemukan senjata yang digunakan untuk menghabisi nyawa Mayang Prasetyo. Lalu setelah insiden pembunuhan tersebut, sang pelaku Markus Volke melakukan aksi bunuh diri.
Detektif Senior Sersan Tom Armitt yang menangani kasus itu mengatakan, mereka sudah menemukan senjata yang digunakan untuk menghabisi nyawa warga negara Indonesia tersebut. Senjata itu ditemukan di unit apartemen milik Volke di Brisbane.
Setelah tiga hari melakukan penyelidikan, pihak kepolisian langsung menghubungi keluarga Volke dan Mayang. Senjata tersebut ditemukan setelah petugas listrik dipanggil untuk memperbaiki kompor milik Volke yang digunakan untuk merebus Mayang.
Detektif Armitt mengatakan, pihak kepolisian yakin Mayang dibunuh pada Kamis malam atau Jumat.
“Sekarang penyelidikan kami di sekitar kekerasan rumah tangga bahwa masalahnya sudah tidak dapat dikendalikan oleh keduanya,” katanya, sebagaimana diberitakan Brisbane Times, Rabu (8/10/2014).
Volke melarikan diri ketika puluhan polisi datang ke tempat kejadian perkara. Dia bersembunyi di sebuah industri terdekat sebelum akhirnya melakukan aksi bunuh diri.
Armitt menyatakan polisi sudah menemukan senjata yang digunakan Volke. Namun, mereka membantah adanya keterlibatan pihak ketiga dalam kasus pembunuhan tersebut. (hmr)
(Rani Hardjanti)