Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pembunuh Mayang Dimakamkan di Australia

Hendra Mujiraharja , Jurnalis-Jum'at, 17 Oktober 2014 |11:44 WIB
Pembunuh Mayang Dimakamkan di Australia
Pembunuh Mayang Dimakamkan di Australia. (Foto: Ist)
A
A
A

VICTORIA – Marcus Volke yang membunuh Mayang Prasetyo dimakamkan di Victoria, Australia. Diketahui, Volke membunuh warga negara Indonesia (WNI) tersebut secara sadis.

Sejumlah keluarga dan teman terdekat Volke terlihat menghadiri pemakaman yang berlangsung di Pusat Pemakaman Doveton Park di Ballarat, Victoria, yang berlangsung pada 2.30 sore waktu setempat. Demikian seperti diberitakan Daily Mail, Jumat (17/10/2014).

Beberapa lagu terkenal dari Band Queen dikumandangkan dalam acara pemakaman tersebut. Lagu berjudul 'Killer Queen', 'Another One Bites the Dust' dan 'Don't Stop Me Now' terdengar di pemakaman tersebut. Volke dikenang sebagai pemuda yang baik dan memiliki mata berwarna biru.

Seperti diberitakan sebelumnya, terjadi pembunuhan sadis terhadap Mayang di apartemen yang terletak dekat dengan Tenerife. Sebagian tubuh Mayang dimutilasi dan direbus oleh Volke, yang bekerja sebagai koki.

Polisi menemukan mayat tersebut pada 4 Oktober 2014. Ketika itu tetangga mencium bau tidak sedap di apartemen DoubleOne 3.

Diketahui, 250 pelayat hadir di acara pemakaman tersebut. Pamannya, Wolfgang Vokal, mengenal Marcus sebagai keponakan yang sangat suka karate dan penyuka buku komik ketika dia masih muda.

Jenazah Volke dimakamkan sepekan setelah sang ayah, mengucapkan terima kasih atas dukungan terhadap mereka lewat media sosial. Pihak keluarga masih tidak percaya dengan tragedi yang sedang menimpa anaknya tersebut.

 

(Hendra Mujiraharja)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement