Kemudian, mengakhiri seluruh perbedaan dengan berdiri di atas satu barisan, yaitu kepemimpinan nasional sesuai putusan tersebut. Lalu tidak menghadiri forum permusyawaratan nasional dalam bentuk apapun, termasuk yang menamakan dirinya muktamar pada tanggal 30 Oktober-2 November 2014.
Romy juga mengharapkan agar segera mengonsolidasikan diri kepada DPP PPP di bawah kepemimpinan dirinya dan Sekjen Aunur Rofik melalui DPW-nya masing-masing. Dan, kepada Ketua dan Sekretaris DPW PPP se-Indonesia agar menghadiri Rapat Pimpinan Nasional ke-1 PPP pada 28 Oktober 2014 pukul 19.00 WIB di Jakarta.
"Agar hal ini disosialisasikan kepada seluruh kader di Indonesia," pungkasnya.
(Rizka Diputra)