Cerita Karomah Kiai Muhaiminah & Jas Kebal Peluru Mbah Wahab

Nurul Arifin, Jurnalis
Senin 10 November 2014 02:22 WIB
Makam Kiai Wahab di Jombang, Jawa Timur (Foto: Nurul Arivin/Okezone)
Share :

SURABAYA- Markas Besar Oelama (MBO) dikenal sebagai kumpulan para kiai yang siap bertempur bersama di Tentara Hizbulloh, Pasukan Sabililah dan Mujahiddin.

MBO di bawah komando KH Wahab Chasbullah ini memiliki kiai pilih tanding yang memiliki ilmu kanuragan tinggi. Salah satunya adalah Kiai Muhaiminah dari Pondok Bambu Runcing, Temanggung, Jawa Tengah.

Menurut Sejarawan NU Choirul Anam, Kiai Muhaiminah ini adalah kiai yang kharismatik. "Dalam perang melawan sekutu beliau memiliki senjata berupa jagung. Namun ketika segenggam jagung itu dilempar bisa menjelma menjadi ribuan lebah," tutur Cak Anam kepada Okezone.

Cak Anam mengaku sempat bertemu dengan kiai ini sekitar setahun yang lalu. Saat itu, Cak Anam bertandang ke Pondok Bambu Runcing. Saat bertemu di ponpes tersebut, Cak Anam diberi sebilah keris yang saat ini tersimpan di Museum NU di Gedung Astranawa, Jalan Gayung Sari, Surabaya.

Selain Kiai Muhaiminah ada juga prajurit Sabilililah yang bernama Hasyim Latif. Dalam perjuangan melawan sekutu, Hasyim Latif memiliki kenuragan yang cukup tinggi. Ketika berhadap-hadapan dengan Belanda, Hasyim Latif pernah diberondong peluru oleh tentara Belanda.

"Rupanya berkat pertolongan Allah, Hasyim Latif tidak terluka sedikit pun. Hanya, baju yang dipakainya itu bolong-bolong karena terjangan peluru Belanda. Saat ini baju Hasyim Latif tersimpan di Museum NU," katanya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya