Kata Cak Anam, KH Wahab Chasbullah juga memiliki keistimewaan. Secara batin, Kiai ini memiliki kanuragan yang cukup tinggi. Mbah Wahab juga tidak mempan oleh peluru milik Belanda. Jas milik Mbah Wahab Chasbullah tersimpan di Museum NU terlihat bolong-bolong karena ditembus peluru belanda.
"Jasnya masih ada di Museum. Termasuk tongkat milik Mbah Hasyim (KH Hasyim Asy'ari). Tongkat ini ketika ditancapkan musuh tidak berani mendekat," jelas Cak Anam.
Kata Cak Anam semua lini barisan santri dan ulama berjuang mati-matian untuk mempertahakan kemerdekaan Indonesia. Ia juga menyayangkan, banyak sejarah yang dihilangkan terkait perjuangan ulama dan kaum santri ini. Ia berharap ada rekontruksi sejarah dang mengungkap fakta-fakta yang ada.
"Saya punya data semuanya dan bukti-bukti. Bahwa sejarah kemerdekaan Indonesia tidak lepas dari pergerakan Islam. Termasuk 10 November ini, peran ulama dan santri sangat besar. Saat itu, pemerintah pusat sudah tidak berdaya menghadapi tekakan dunia international hingga Bung Karno menyatakan semua terserah rakyat Surabaya," pungkasnya.
(Muhammad Saifullah )