Hal tersebut diamini oleh Riska, seorang pelajar yang berkunjung. Ia merasakan nuansa berbeda ketika masuk ke meseum, khususnya di ruang bawah tanah. Pidoto Bung Tomo, desing peluru, dan bom membuatnya merinding.
"Auranya berbeda, karena pidato Bung Tomo yang berapi-api. Melihat perjuangan seperti itu, kami sebagai pelajar mengucapkan terima kasih kepada para pahlawan," jelasnya.
Di dalam museum juga terdapat mobil merek Opel produksi 1956. Mobil itulah yang digunakan oleh Bung Tomo di masa lampau. Juga terdapat patung presiden pertama RI, Soekarno, dan patung Panglima Besar Jenderal Soedirman, serta patung-patung para founding father Indonesia.
Area Tugu Pahlawan merupakan pusat pertempuran antara pribumi dengan tentara Inggris. Ratusan ribu warga sipil gugur dalam pertempuran tersebut. Perang terjadi lantaran warga pribumi menolak menyerahkan senjata rampasan dari tentara Jepang ke tangan Inggris.
(Risna Nur Rahayu)