Tiga warga AS yang tewas dalam serangan tersebut adalah Aryeh Kupinsky, Cary William Levine, dan Mosheh Twersky. Sedangkan korban keempat merupakan warga negara Inggris.
“Tragisnya, ini bukanlah kejadian teror pertama yang pernah kita lihat dalam beberapa bulan terakhir. Sudah terlalu banyak warga Israel dan Palestina yang meninggal,” tegas Presiden AS itu.
Mayoritas warga Palestina dan Israel pasti menginginkan hidup yang damai dan membangun keluarga yang harmonis dengan aman.
“Saya pikir yang terpenting untuk saat ini adalah Palestina dan Israel dapat bekerja sama untuk menurunkan ketegangan dan menolak ketegangan (berdamai),” tutupnya.
(Hendra Mujiraharja)