Calon Polwan Dites Keperawanan?

Bayu Septianto, Jurnalis
Rabu 19 November 2014 01:42 WIB
Calon Polwan Dites Keperawanan? (Foto: Dok Okezone)
Share :

Menurut Agus, bilapun pada pemeriksaan organ reproduksi tersebut ditemukan adanya penyakit ataupun kerusakan, hal itu tidak serta-merta menggugurkan calon peserta untuk menjadi Polwan. Selama penyakit atau kerusakan itu tidak berbahaya dan berdampak pada calon Polwan selama menjalani pendidikan hingga nantinya menjadi Polwan, maka yang bersangkutan masih punya kesempatan untuk lulus menjadi Polwan.

"Tapi, tentu hasil penilaiannya akan lebih rendah daripada yang organ reproduksinya sehat," jelas Agus.

Tes kesehatan tersebut, menurut Agus dilakukan untuk mencari calon Polwan terbaik. Pasalnya sebagai institusi yang memiliki tugas dan tanggung jawab yang berat, Polri menginginkan para Polwan terpilih memiliki fisik maupun psikis yang prima.

Dalam tes khusus bagi Polwan itu, kata Agus, ada seorang dokter ahli yang didampingi oleh perawat yang semuanya perempuan. Hal tersebut juga berlaku bagi calon polisi laki-laki yang harus menjalani tes reproduksi dengan didampingi dokter ahli dan perawat laki-laki.

"Jadi bukan tes keperawanannya. Artinya sehat atau tidak calon Polwan itu mencari yang terbaik secara fisik dan psikis," pungkasnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya