AL-MANAMA – Bahrain hari ini menggelar pemilu untuk memilih anggota parlemen pertamanya sejak tahun 2011.
Namun, pemilu kali ini dibayangi boikot oleh kelompok oposisi yang dipimpin oleh kaum Syiah. Syiah menganggap pemilu kali ini tidak akan memberikan manfaat apapun bagi Bahrain.
Mereka juga menginginkan agar sistem pemerintahan di negeri itu diubah, hal ini disebabkan jabatan Perdana Menteri Bahrain selalu dijabat oleh keluarga kerajaan.
Sementara itu, Pemerintah Bahrain berjanji akan bertindak tegas terhadap pihak-pihak yang menginginkan pemilu gagal.