Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dituduh Siksa Aktivis, Putri Bahrain Diadili

Wahyu Dwi Anggoro , Jurnalis-Jum'at, 25 Januari 2013 |13:48 WIB
Dituduh Siksa Aktivis, Putri Bahrain Diadili
Foto : demonstrasi Bahrain (IST)
A
A
A

MANAMA – Seorang anggota keluarga kerajaan Bahrain Putri Nora Binti Ebrahim el-Khalifa, diadili di pengadilan Bahrain atas tuduhan melakukan penyiksaan. Putri Nora menyiksa tiga aktivis demokrasi yang melakukan aksi perlawanan terhadap pemerintah tahun lalu.
 
Ketiga aktivis yang menjadi korban penyiksaan Putri Nora adalah Ghassan dan Bassem Daif serta seorang wanita bernama ayat al-Qurmazi. Kedua bersaudara Daif ditahan pemerintah karena membantu merawat pendemo yang luka-luka sedangkan Qurmazi ditangkap karena membaca puisi yang berisi pesan anti pemerintah.
 
Putri Nora disebut melakukan penyiksaan dengan dibantu oleh rekan-rekannya di badan anti narkotika Bahrain tempat dimana ia bekerja. Ia sendiri membantah telah melakukan penyiksaan seperti yang dituduhkan dalam pengadilan.
 
Dalam kesaksian yang diberikan oleh Qurmazi, ia melihat Putri Nora adalah pelaku yang menyiksanya setelah penutup mata yang digunakannya sempat terlepas. Perempuan itu mengaku Putri Nora memukuli, meludahi, dan menyetrumnya dengan listrik selama berada dalam tahanan, seperti diberitakan RT, Jumat (25/1/2013).
 
Kesaksian tersebut mengejutkan warga Bahrain karena selama ini tidak pernah terdengar anggota wanita dari pihak kerajaan dapat melakukan aksi penyiksaan. Selain Putri Nora, pihak oposisi juga menuduh anggota Kerajaan Bahrain lainnya juga terlibat melakukan penyiksaan, diantaranya 2 putera dari Raja Bahrain, Nasser dan Khalid bin Hamad el-Khalifa.
 
Tahun lalu Bahrain dilanda aksi perlawanan warganya sebagai bagian dari Arab Spring yang terjadi di berbagai negara Arab. Mayoritas penduduk Bahrain berasal dari kelompok Syiah, sedangkan pihak kerajaan Bahrain berasal dari kelompok Sunni. Keadaan tersebut mebuat kelompok Syiah di negara itu seringkali mendapatkan diskriminasi.

(Aulia Akbar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement